Senin, 20 September 2010

Cara membuat facebook

Silakan ikuti tahap cara membuat facebook mudah dibawah ini. Dijamin mudah dan tidak repot. Nantinya kalau sudah selesai membuat akun facebook tersebut, kawan bisa ber online ria dan berkumpul dengan kawan lain yang sebelumnya sudah punya facebook. Ini dia langkahnya:


  1. Buka Facebook.com, isi data anda: nama depan, nama belakang, email, password anda, jenis kelamin, dan tanggal lahir. >> Lalu klik "Sign up"

cara membuat facebook 1
  • Masukkan kode gambar yang diberi dengan tepat (ini bertujuan untuk memastikan bahwa anda bukan robot) >> lalu klik "sign up" lagi



  • tahap2 cara membuat facebook
  • Jika anda benar mengisi kode angkanya, maka akan dibawa ke halaman seperti ini. >> Selanjutnya klik "save and continue" saja. Untuk urusan mengisi foto dan data anda, bisa dilakukan terakhir.



  • tahap 3 cara membuat facebook
  • Buka email anda. Untuk mendapatkan link pengaktifan dari pihak facebook. Tahap ini HARUS dilakukan, jika anda tidak mengklik link yang dikirim ke email anda, nanti facebook anda akan bisa saja dihapus sewaktu waktu.



  • tahap akhir cara membuat faceebook
  • Klik link yang terdapat di email anda, seperti gambar diatas (langkah 4)



  • Beres.



  • Tinggal masukin foto, masukkan status anda, dan tulis selanjutnya apapun yang mau ditulis.




  •                                                          *Good Luck*

    Jenis-jenis Virus Komputer

    Virus komputer sendiri adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Namun, bila dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:

    • Worm - Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
    • Trojan - Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
    • Hacking - merupakan serangan langsung dari hacker terhadap komputer pengguna yang mengakses laman internet tertentu, dengan atau tanpa program bantuan yang telah disisipkan di komputer pengguna.
    • Backdoor - Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
    • Spyware - Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
    • Rogue - merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut. Juga rogue dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus lain.
    • Rootkit - Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja. Biasanya, virus ini sulit dideteksi oleh antivirus.
    • Polymorphic Virus Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
    • Metamorphic Virus Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.
    • Virus Telepon Seluler - merupakan virus yang khusus berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler

    Instalasi komputer "Win7"

    Windows 7Sebagian dari Anda mungkin sudah mendownload Windows 7 Beta bahkan mungkin sudah mencobanya. Bagi yang belum dan memang ingin mencobanya dan belum mendownload, Microsoft telah mengumumkan bahwa akses registrasi untuk mendapatkan product key dan download Windows 7 Beta diperpanjang dari yang sebelumnya 24 Januari 2009 menjadi 10 Februauri 2009. Untuk proses aktivasi untuk product key yang telah diperoleh masih dapat dilakukan setelah tanggal tersebut.Misalnya nanti akses registrasi untuk mendapatkan product key telah habis waktunya, bisa dicoba menggunakan Windows 7 Beta Product Key yang berdasarkan pengalaman registrasi saya ternyata hanya menyediakan beberapa kode yang sama dan masing-masing dapat digunakan berulang-ulang.

    Hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan download dan mencoba menginstall adalah spesifikasi komputer minimum yang direkomendasikan agar nantinya Windows 7 Beta dapat berjalan. Berdasarkan informasi di situs Windows 7, spesifikasi minimum yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

    • 1 GHz 32-bit or 64-bit processor
    • 1 GB of system memory
    • 16 GB of available disk space
    • Support for DirectX 9 graphics with 128 MB memory (to enable the Aero theme)
    • DVD-R/W Drive
    • Internet access (to download the Beta and get updates)
    Penting juga diperhatikan selain spesifikasi tersebut adalah ketersediaan driver untuk hardware yang digunakan. Pada beberapa berita mungkin dituliskan jika Windows 7 beta sudah mendukung banyak driver hardware, dan bisa jadi memang begitu, tetapi bukan berarti untuk semua hardware. Untuk hardware-hardware tertentu ada kemungkinan tetap tidak dapat diinstall dengan driver yang sesuai baik melalui akses update driver online Windows maupun pada vendor hardware tersebut. Misalnya ketika saya menginstall pada notebook lama Compaq V2014, driver untuk video, audio, dan wifi, tidak ditemukan. Yang mungkin dapat dijadikan patokan, jika misalnya suatu hardware sudah didukung driver untuk Windows Vista, kemungkinan besar sudah pula tersedia driver untuk Windows 7 Beta.
    Mengenai kapasitas hardisk, besar ruang 16 GB tersebut sudah  termasuk besar kapasitas untuk menginstall software-software  yang sekiranya diperlukan, dan untuk murni kapasitas yang dikonsumsi setelah hasil install Windows 7 Beta adalah sekitar 10 GB. Selain memperhatikan ruang hardisk yang diperlukan untuk lokasi install Windows 7 Beta, perlu pula diketahaui bahwa Windows 7 Beta memerlukan ruang pada partisi sistem (partisi yang mengandung boot sector) setidaknya sebesar 200 MB sebagai lokasi boot loader dan program recovery. Partisi sistem ini mungkin akan sama dengan partisi boot (partisi di mana file-file sistem operasi diletakkan), tetapi bisa jadi berbeda seperti yang berlaku pada komputer yang saya gunakan seperti gambar berikut:
    Image149
    Di sini besar partisi sistem hanya sebesar 7 MB, dan ketika memilih partisi lain yang akan dijadikan lokasi instalasi Windows 7 Beta, maka akan medapatkan “Setup unable to use the existing system partition because it does not contain the required free space.” Untuk mengatasinya maka partisi sistem harus diperbesar menggunakan bantuan software partition manager seperti GParted atau Easeus. Berdasarkan pengalaman, beberapa kali mencoba memperbesar partisi sistem dengan Gparted berakhir dengan error, namun berlangsung lancar ketika menggunakan Easeus Partition Manager.
    Ketika segala sesuatunya telah siap termasuk juga mempertimbangkan bahwa Windows 7 Beta bukanlah produk jadi, maka proses instalasi dapat dilakukan melalui DVD hasil burning file .iso yang didownload dan mengatur komputer untuk booting melalui DVD tersebut.
    Foto-foto tampilan layar berikut menggambarkan proses instalasi yang pernah saya lakukan untuk menjadikan komputer dual booting antara Windows Vista dengan Windows 7 Beta.
    Image162
    Layar pertama yang muncul setelah proses booting dengan DVD Windows 7 Beta.
    Image163
    Mengklik “Insall Now” kecuali ingin membaca apa yang perlu diketahui sebelum menginstall. Dokumen yang ditampilkan masih berisi materi untuk Windows Vista.
    Image165
    Layar persetujuan lisensi Microsoft Pre-release Software.
    Image166
    Memilih tipe instalasi, apakah untuk mengupgrade (yang dapat dilakukan dari Windows Vista SP1) atau tipe Custom. Pilihan Custom (advanced) inilah yang saya pilih karena akan melakukan instalasi baru Windows 7 Beta pada partisi yang akan saya tentukan sendiri.
    Image167
    Memilih partisi yang akan digunakan yang saya sediakan sebesar 20 GB. Sebelumnya partisi ini belum diformat (unallocated space) dan saya mencoba menggunakan fasilitas format yang disediakan dengan mengklik Drive options. Di sini dapat dilihat pula besar partisi sistem masih tersisa 706 MB, jadi sudah cukup memenuhi syarat 200 MB yang diperlukan oleh Windows 7 Beta.
    Image170
    Tampilan ketika proses intalasi berlangsung. Selanjutnya tinggal menunggu sampai selesai. Pada tahap ini komputer akan melakukan restart (berdasarkan hitungan saya sebanyak dua kali) dan melanjutkan proses install sampai selesai.
    Image171
    Salah satu tampilan ketika proses intalasi setelah restart dan hampir selesai.
    Image172
    Tampilan boot manager untuk memilih apakah saya akan booting Windows 7 Beta atau Windows Vista. Secara default, hasil instalasi akan menjadikan komputer booting dengan Windows 7 jika tidak memilih dalam waktu 30 detik.
    Mohon maaf jika foto yang ditampilkan berkualitas jelek karena menggunakan kamera telepon genggam. Jika tidak ada halangan pada posting berikutnya mungkin akan saya bagi hasil screenshot layar Windows 7 Beta.

    10 Hacker terbaik dunia

    1. Kevin Mitnick
    Kevin adalah hacker pertama yang wajahnya terpampang dalam poster “FBI Most Wanted”.
    Kevin juga seorang “Master of Deception” dan telah menulis buku yang berjudul “The Art of Deception”.
    Buku ini menjelaskan berbagai teknik social engineering untuk mendapatkan akses ke dalam sistem.

    2. Linus Torvalds
    Seorang hacker sejati, mengembangkan sistem operasi Linux yang merupakan gabungan dari “LINUS MINIX”.
    Sistem operasi Linux telah menjadi sistem operasi “standar” hacker.
    Bersama Richard Stallman dengan GNU-nya membangun Linux versi awal dan berkolaborasi dengan programmer, developper dan hacker seluruh dunia untuk mengembangkan kernel Linux.
    3. John Draper
    Penemu nada tunggal 2600 Herz menggunakan peluit plastik yang merupakan hadiah dari kotak sereal.
    Merupakan pelopor penggunaan nada 2600 Hz dan dikenal sebagai Phone Phreaker (Phreaker, baca: frieker)
    Nada 2600 Hz digunakan sebagai alat untuk melakukan pemanggilan telepon gratis.
    Pada pengembangannya, nada 2600 Hz tidak lagi dibuat dengan peluit plastik, melainkan menggunakan alat yang disebut “Blue Box”.
    4. Mark Abene
    Sebagai salah seorang “Master of Deception” phiber optik, menginspirasikan ribuan remaja untuk mempelajari sistem internal telepon negara. Phiber optik juga dinobatkan sebagai salah seorang dari 100 orang jenius oleh New York Magazine.
    Menggunakan komputer Apple , Timex Sinclair dan Commodore 64.
    Komputer pertamanya adalah Radio Shack TRS-80 (trash-80).
    5. Robert Morris
    Seorang anak dari ilmuwan National Computer Security Center yang merupakan bagian dari National Security Agencies (NSA).
    Pertama kali menulis Internet Worm yang begitu momental pada tahun 1988.
    Meng-infeksi ribuan komputer yang terhubung dalam jaringan.
    6. Richard Stallman
    Salah seorang “Old School Hacker”, bekerja pada lab Artificial Intelligence MIT.
    Merasa terganggu oleh software komersial dan dan hak cipta pribadi.
    Akhirnya mendirikan GNU (baca: guhNew) yang merupakan singkatan dari GNU NOT UNIX.
    Menggunakan komputer pertama sekali pada tahun 1969 di IBM New York Scintific Center saat berumur 16 tahun.
    7. Kevin Poulsen
    Melakukan penipuan digital terhadap stasiun radio KIIS-FM, memastikan bahwa ia adalah penelpon ke 102 dan memenangkan porsche 944 S2.
    8. Ian Murphy
    Ian Muphy bersama 3 orang rekannya, melakukan hacking ke dalam komputer AT&T dan menggubah seting jam internal-nya.
    Hal ini mengakibatkan masyarakat pengguna telfon mendapatkan diskon “tengah malam” pada saat sore hari, dan yang telah menunggu hingga tengah malam harus membayar dengan tagihan yang tinggi.
    9. Dennis Ritchie dan Ken Thomson
    Dennis Ritchie adalah seorang penulis bahasa C, bersama Ken Thomson menulis sistem operasi UNIX yang elegan.
    10. Eric Steven Raymond
    Bapak hacker. Seorang hacktivist dan pelopor opensource movement.
    Menulis banyak panduan hacking, salah satunya adalah: “How To Become A Hacker” dan “The new hacker’s Dictionary”.
    Begitu fenomenal dan dikenal oleh seluruh masyarakat hacking dunia.
    Menurut Eric, “dunia mempunyai banyak persoalan menarik dan menanti untuk dipecahkan”.
    Referensi : google.co.id

    Instalasi Os menggunakan Flashdisk

    blogger-emoticon.blogspot.com
    step 1:
    Buy an USB Flash Drive (at least 2GB).
    When you do this tutorial, please make sure your computer/laptop/PC has a CD-ROM (or DVD).
    so, now you have 2 computers, with CD-ROM support and without CD-ROM support (e.g Acer Aspire One, Asus EEE-PC).




    step 2:
    Download this software pack (Komku-SP-usb.exe - Download) 1.47MB
    UPDATE 1 :
    Anonymous said…
    your download at mediafire keeps timing out, any other hosts available?
    Mirror Depositfiles
    Mirror Rapidshare
    Mirror Easy-Share
    Mirror Megaupload




    this software pack contains 3 application :

    -BootSect.exe (Boot Sector Manipulation Tool)
    -PeToUSB (http://GoCoding.Com)
    -usb_prep8 (Prepares Windows XP Setup LocalSource for Copy to USB-Drive)

    step 3:
    Double click Komku-SP-usb.exe


    a window will appear... and click Install



    step 4:
    Insert your USB Flash Drive.
    When I made this tutorial, I was using 4GB Transcend USB FlashDrive...



    Locate folder C:\Komku\PeToUSB\
    double click PeToUSB.exe




    a window will appear like this...


    Destination Drive : select USB Removable
    check on Enable Disk Format
    check on Quick Format
    check on Enable LBA (FAT 16x)
    Drive Label : XP-KOMKU (or whatever you want)
    then click Start

    Click Yes to continue....



    "You are about to repartition and format a disk. Disk: .... All existing volumes and data on that disk will be lost. Are You Sure You Want To Continue?"
    click Yes


    Wait a few seconds...

    Click OK, and you can close PeToUSB window.


    step 5:
    Open Command Prompt ...
    Click Start > Run > type cmd > click OK


    On Command Prompt window, go to directory C:\Komku\bootsect\how to do this?
    first type this cd\ and press Enter

    then type cd komku\bootsect and press Enter


    the result...


    Don't close Command Prompt window, and go to step 6...


    step 6:
    on command prompt window, type bootsect /nt52 H:


    H:
    is drive letter for my USB Flash Drive, it may be different with yours...
    and press Enter

    the result... "Successfully updated filesystem bootcode. Bootcode was succesfully updated on all targeted volumes."


    don't close Command Prompt window, and go to step 7...


    step 7:
    now type this cd.. and press Enter

    then type cd usb_prep8 and press Enter


    type usb_prep8 again... and pres Enter



    step 8:Your command prompt window will look like this

    Press any key to continue...
    usb_prep8 welcome screen will appear


    Prepares Windows XP LocalSource for Copy to USB-Drive:

    0) Change Type of USB-Drive, currently [USB-stick]
    1) Change XP Setup Source Path, currently []
    2) Change Virtual TempDrive, currently [T:]
    3) Change Target USB-Drive Letter, currently []
    4) Make New Tempimage with XP LocalSource and Copy to USB-Drive
    5) Use Existing Tempimage with XP LocalSource and Copy to USB-Drive
    F) Change Log File - Simple OR Extended, currently [Simple]
    Q) Quit

    Enter your choice:_

    now, insert your original Windows XP CD, or Windows XP with sata ahci driver to your CD/DVD ROM
    and back to Command Prompt window

    type 1 then press Enter...
    "Browse For Folder" window will appear, select your CD/DVD drive and click OK



    the result... "XP Setup Source Path" changed to G:\ (yours may be different)


    now for point 2, if letter T is currently assigned to a drive in your computer, you must change it.... if not, leave it as it is
    how to change it?
    type 2 and press Enter...

    "Enter Available Virtual DriveLetter"
    for example you doesn't have drive Sso you type S and press Enter

    back to usb_prep8 welcome screen...
    now type 3 and press Enter...
    "Please give Target USB-Drive Letter e.g type U" Enter Target USB-Drive Letter:
    because my Flash drive letter is Hso, type H and press Enter...

    after back to usb_prep8 welcome screen...
    now type 4 and press Enter to make new temporary image with XP LocalSource and copy it to USB Flash Drive
    please wait a few seconds..


    "WARNING, ALL DATA ON NON-REMOVABLE DISK
    DRIVE T: WILL BE LOST! Proceed with Format (Y/N)?"
    type Y and press Enter
    please wait....
    when format virtual disk complete, press any key to continue...


    please wait... making of LocalSource folder is in progress...


    when "Making of LocalSource folder $WIN_NT$.~LS Ready"
    Press any key to continue...



    "Copy TempDrive Files to USB-Drive in about 15 minutes = Yes OR STOP = End Program = No"
    Click Yes, and wait...


    "Would you like USB-stick to be preferred Boot Drive U: bla... bla..."
    Click Yes



    "Would you like to unmount the Virtual Drive ?"
    Click Yes, wait a few seconds, and press any key....
    press any key again to close usb_prep8...


    Now, your USB Flash Drive is ready... blogger-emoticon.blogspot.com


    step 9:
    Now, insert your USB Flash Drive/Flash Disk/Thumb Drive to your notebook (e.g Acer Aspire One)
    go to BIOS and make USB HDD (or USB ZIP in some other machine) as primary boot device....

    then boot form your USB Flash Drive....
    and select "TXT Mode Setup Windows XP, Never unplug USB-Drive Until After Logon"


    After Hard Disk detected, delete all partition, create single partition... and install Windows XP on that partition...
    and wait...


    once text mode setup is complete, computer will restart....
    this time select "GUI Mode setup Windows XP, Continue Setup + Start XP"



    Continue Windows XP setup.... and Done! blogger-emoticon.blogspot.com
    Windows XP Installed....



    Remember, you can use this tutorial to install Windows XP on all other computers.. not just Aspire One and Asus EEE-PC....
    blogger-emoticon.blogspot.comgood luck!